Kamis, 29 Desember 2011

Pasukan Gabungan Amerika Bersiap Untuk Menyerang Iran



Kepala Staf Gabungan angkatan Bersenjata AS Jenderal Martin Dempsey (foto) menyatakan militer AS siap melancarkan serangan militer terhadap Iran jika diperlukan.
.
 "Kami mengkaji berbagai pilihan. Saya puas jika pilihan yang dikaji berkembang menuju kesimpulan bahwa mereka akan dieksekusi," katanya dalam sebuah wawancara dengan media AS di Afghanistan.
.
 Peringatan itu disampaikan sebagai reaksi atas statemen Menteri Pertahanan AS Leon Panetta di Institusi Brookings yang mengakui ketidakmampuan AS menyerang Iran, sekaligus memperingatkan Israel untuk mengurungkan niatnya.
.
 "Segala bentuk aksi militer anti-Iran akan berdampak sangat buruk terhadap perekonomian global," kata Panetta. Panetta juga menekankan represi politik dan sanksi terhadap Iran daripada serangan militer. Dikatakannya bahwa serangan militer ke Iran bukan hanya merugikan perekonomian Amerika Serikat saja melainkan berdampak sangat buruk terhadap perekonomian global.
.

Sabtu, 17 Desember 2011

Asyaa’irah (pengikut mazhab al-Asy’ari)

Asy’ariyyah adalah sebutan bagi sebuah faham atau ajaran aqidah yang dinisbatkan kepada Syaikh Abul-Hasan Ali al-Asy’ari (Lahir dan wafat di Basrah tahun 260 H- 324 H.). Para pengikutnya sering disebut dengan Asy’ariyyuun atau Asyaa’irah (pengikut mazhab al-Asy’ari). Abul-Hasan Ali Al-Asy’ari, yang kemudian dikenal sebagai pelopor aqidah Ahlus-Sunnah wal Jama’ah, memiliki garis keturunan (garis ke-10) dari seorang Sahabat Rasulullah Saw. yang terkenal keindahan suaranya dalam membaca al-Qur’an, yaitu Abu Musa al-Asy’ari. Beliau lahir 55 tahun setelah wafatnya al-Imam Syafi’I, dan Abul-Hasan al-Asy’ari adalah pengikut Mazhab Syafi’i.

Pada mulanya, beliau beraqidah Mu’tazilah karena berguru kepada seorang ulama Mu’tazilah yang bernama Muhammad bin Abdul Wahab al-Jubba’i (Wafat 295H.). Setelah menjadi pengikut Mu’tazilah selama + 40 tahun, beliau bertobat lalu mencetuskan semangat beraqidah berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis sebagaimana yang diyakini oleh Nabi Saw. dan para Sahabat beliau, serta para ulama salaf (seperti Imam Malik, Imam Syafi’I, Imam Ahmad, dan lain-lainnya).

Kamis, 27 Oktober 2011

Resep Rahasia Sebelum Nonton Film

Beberapa tahun yang lalu, saya berjalan menuju kantor setelah kebaktian Minggu pagi dan menemukan kantong sandwich di meja yang berisikan tiga brownies coklat. Sekelompok orang bijak yang tidak dikenal yang tahu kalau saya suka coklat menaruhnya di sana, bersama dengan secarik kertas yang bertuliskan sebuah cerita. Saya segera duduk dan mulai memakan brownie pertama sambil membaca cerita tersebut.

Dua orang remaja memohon izin kepada ayahnya untuk pergi ke bioskop menyaksikan film yang semua temannya telah lihat. Setelah membaca ulasan film itu di internet, sang ayah menolak permintaan mereka.

“Ayah, kenapa enggak boleh?” mereka mengeluh. “Ini film untuk anak di atas 13 tahun kok, dan usia kami jauh di atas 13 tahun!”

Ayahnya menjawab, “Karena film itu mengandung adegan telanjang dan menggambarkan ketidaksopanan sebagai perilaku yang dianggap normal dan wajar.”

Kamis, 01 September 2011

Supaya Anda Paham Siapa Ahlussunnah

Al-‘Arif Billah al-Imam as-Sayyid Abdullah ibn ‘Alawi al-Haddad (w 1132 H), Shahib ar-Ratib, dalam karyanya berjudul Risalah al-Mu’awanah, h. 14, menuliskan:

“Hendaklah engkau memperbaiki akidahmu dengan keyakinan yang benar dan meluruskannya di atas jalan kelompok yang selamat (al-Firqah an-Najiyah). Kelompok yang selamat ini di antara kelompok-kelompok dalam Islam adalah dikenal dengan sebutan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Mereka adalah kelompok yang memegang teguh ajaran Rasulullah dan para sahabatnya. Dan engkau apa bila berfikir dengan pemahaman yang lurus dan dengan hati yang bersih dalam melihat teks-teks al-Qur’an dan Sunnah-Sunnah yang menjelaskan dasar-dasar keimanan, serta melihat kepada keyakinan dan perjalanan hidup para ulama Salaf saleh dari para sahabat Rasulullah dan para Tabi’in, maka engkau akan mengetahui dan meyakini bahwa kebenaran akidah adalah bersama kelompok yang dinamakan dengan al-Asy’ariyyah. Sebuah golongan yang namanya dinisbatkan kepada asy-Syaikh Abu al-Hasan al-Asy’ari -Semoga rahmat Allah selalu tercurah baginya-. Beliau adalah orang yang telah menyusun dasar-dasar akidah Ahl al-Haq dan telah memformulasikan dalil-dalil akidah tersebut. 

Itulah akidah yang disepakati kebenarannya oleh para sahabat Rasulullah dan orang-orang sesudah mereka dari kaum tabi’in terkemuka. Itulah akidah Ahl al-Haq setiap genarasi di setiap zaman dan di setiap tempat. Itulah pula akidah yang telah diyakini kebenarannya oleh para ahli tasawwuf, sebagaimana telah dinyatakan oleh Abu al-Qasim al-Qusyairi dalam pembukaan Risalah-nya (ar-Risalah al-Qusyairiyyah). Itulah pula akidah yang telah kami yakini kebenarannya, serta merupakan akidah seluruh keluarga Rasulullah yang dikenal dengan as-Sadah al-Husainiyyin, yang dikenal pula dengan keluarga Abi ‘Alawi (Al Abi ‘Alawi). Itulah pula akidah yang telah diyakini oleh kakek-kakek kami terdahulu dari semenjak zaman Rasulullah hingga hari ini. Adalah al-Imam al-Muhajir yang merupakan pucuk keturunan dari as-Sadah al-Husainiyyin, yaitu as-Sayyid asy-Syaikh Ahmad ibn ‘Isa ibn Muhammad ibn ‘Ali Ibn al-Imam Ja’far ash-Shadiq -semoga ridla Allah selalu tercurah atas mereka semua-, ketika beliau melihat bermunculan berbagai faham bid’ah dan telah menyebarnya berbagai faham sesat di Irak maka beliau segera hijrah dari wilayah tersebut. Beliau berpindah-pindah dari satu tempat ke tampat lainnya, dan Allah menjadikannya seorang yang memberikan manfa’at di tempat manapun yang beliau pijak. Hingga pada akhirnya beliau sampai di tanah Hadramaut Yaman dan menetap di sana hingga beliau meninggal.