Rabu, 31 Agustus 2011

Membedah Pembagian Tauhid Ala Wahabi



Tauhid Rububiyah, Uluhiyah dan al-Asma' wa al-Shifat
Oleh: Ust. Mastur,MPdI

Di kalangan kaum Wahabi ada faham bahwa tauhid terbagi menjadi tiga. Pertama, Tauhid Rububiyah, yaitu iman kepada Allah sebagai satu-satunya pencipta (al-Khaliq), penguasa(al-Malik), dan pengatur seluruh makhluk (al-Mudabbir). Kedua, Tauhid Uluhiyah, yaitu meyakini bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah. Dan ketiga, Tauhid al-Asma wa al-Shifat, yaitu menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah yang terdapat dalam al-Qur'an dan hadits, tanpa melakukan ta’thil (penolakan), tahrif (perubahan dan penyimpangan lafadz dan makna), tamtsil (penyerupaan) dan takyif (menanya terlalu jauh tentang sifat Allah).
 
Menyikapi pembagian tauhid ala Wahabi tersebut, Syeikh Salim Alwan al-Hasani , Mufti Australia mengatakan, bahwa menurut Ulama Ahlussunnah, pembagian tauhid menjadi tiga yang dilakukan oleh sebagian orang adalah bid’ah yang batil dan munkar. Pembagian tersebut tidak ada di dalam al-Qur’an maupun al-Hadits. Tidak pula dikatakan oleh seorangpun ulama salaf ataupun ulama yang mu’tabar. Pembagian tersebut hanya dilakukan oleh kelompok musyabbihah zaman ini (kaum wahabi.red) meskipun mereka mengira bahwa mereka memerangi bid’ah.
 
Di dalam majalah Nurul Islam yang di terbitkan oleh Ulama al-Azhar Mesir (edisi Rabiul Akhir 1352 H), al-Imam Yusuf al-Dijwi al-Azhari mengatakan, bahwa perkataan mereka bahwa tauhid terbagi menjadi tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah adalah pembagian yang tidak dikenal oleh seorangpun sebelum Ahmad ibn Taimiyah dan pembagian (tersebut) adalah pembagian yang tidak masuk akal.

Selasa, 23 Agustus 2011

Kelompok Teroris Zionis Sebelum Berdirinya Israel: Hashomer sang Pelindung Yahudi (1)

Dalam perayaan HUT Israel di Indonesia, bulan lalu, Unggun Dahana menyatakan bahwa Israel adalah sebuah Negara penuh toleransi dan cinta damai. Tentu kita mengetahui ucapan itu tidak lebih dusta. Sebab dalam rekam jejak sejarahnya, sebelum berdirinya Israel pun tentara Zionis sudah menyiapkan seperangkat kelompok teroris yang akan bertugas membasmi rakyat Palsetina dan mendirikan Negara ilegal Israel.
Data dan fakta mengenai mereka sendiri pun tidak banyak terungkap. Padahal milisi-milisi kelompok teroris Zionis memliki andil penting dalam memuluskan jalan berdirinya Israel kelak pada tahun 1948.
Oleh karenanya, berikut kita akan mengupas lebih jauh sepak terjang kelompok-kelompok teroris sebelum berdirinya negara penjajah Zionis Israel.

Kelompok Hashomer
Dalam bahasa Ibrani atau bahasa resmi Zionis Israel, Hashomer berarti penjaga atau pelindung. Kelompok ini termasuk organisasi teroris zionis pertama dan terpenting sebelum pembentukan rezim Zionis. Aktivitasnya tidak lebih menjalankan aksi untuk melindungi koloni-koloni pemukiman Yahudi di Palestina.

Amos Perlmutter dalam bukunya Militer dan Politik di Israel menulis, “Unit Pertahanan pertama Yahudi di pengungsian dibentuk di penghujung abad ke 19 di Eropa Timur. Pada 1905, partai Puali Zion- yang didirikan sebelum gerakan Sosialis Zionis-mengawasi pembentukan kelompok-kelompok pertahanan di Palestina. Pada 1909, tempat mereka diambil alih, oleh kelompok Hashomer.

Zion Way of Life Isme

Pernah membaca ZIONHOLLYWOODISME? Buku saku karya analis politik Dr Majid Shafa Taj. Buku yang sangat berani dan gamblang membedah tuntas industri perfilman Amerika yang telah dikuasai oleh tentakel-tentakel Yahudi. Bila kita memperluas perspektif pemikiran, pengaruh zionis yahudi tersebut sejatinya telah menghegemoni hingga merasuk ke sendi-sendi kehidupan kita. Akan lebih akurat jika pokok persoalan di atas diperluas menjadi zion way of life isme. Ya, lantaran pengaruh zionisme kini telah meracuni mayoritas prinsip yang menjadi jalan hidup kita sebagai muslim.

Seyogyanya kita harus lebih waspada terhadap invasi gurita zionis, jangan sampai kita menjadi muslim yang berpola pikir yahudi. Target kaum zionis sejatinya menjauhkan umat Islam dari nilai-nilai syariat Islam, dengan menyusupi tatanan nilai dan norma kehidupan beragama digantikan dengan doktrin sekularisasi, liberalisasi, demokrasi yang bersembunyi di balik kedok kebebasan dan HAM. Eskalasi kekhawatiran umat di dunia akan virus-virus zionis makin meningkat. Bahkan sampai pada opini yang menyatakan bahwa setiap peristiwa besar yang terjadi di belahan bumi ini ada konspirasi zionis di sebaliknya. Sebagai contoh Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevick Rusia, PD I, PD II, hingga terbunuhnya tokoh–tokoh penting dunia, terdapat indikasi konspirasi zionis yang bermain.

Sejatinya Zionisme adalah ideologi sekular pragmatis yang berazaskan keagamaan dan politik yang bertujuan membentuk entitas bangsa: Israel Raya dengan Palestina sebagai tanah airnya dan Yerusalem sebagai ibukota negaranya. Dalam pandangan kaum Yahudi, zionisme dinisbahkan pada bukit karang zion di Yerusalem, yang mempunyai arti penting dalam agama yahudi. Menurut taurat, Al Masih akan kembali menuntun kaum Yahudi memasuki tanah yang dijanjikan dan Al Masih akan memerintah dari atas puncak bukit

Kamis, 11 Agustus 2011

Say No to "Ramadhantainment"

Bulan Ramadan merupakan bulan ampunan dan penghayatan sempurna akan ajaran agama. Bukan bulan hiburan, komedi apatah lagi reality show. Tapi itulah kenyataan yang kita saksikan dalam program tontonan bulan Ramadan di industri televisi. Paling tidak, beberapa tahun belakangan ini.
Jangan mencoba untuk mengharapkan acara yang kental nuansa relijiusitasnya. Tayangan yang mencerahkan dan mencerdaskan pemirsa seperti itu rasanya cuma ada dalam khayalan. Aspek bisnis dan kejar iklan adalah pangkal soalnya. Akhirnya, di televisi, bulan Ramadan sama dengan bulan industri hiburan atau “Ramadantainment”.

Mengapa kira-kira stasiun televisi tidak menyajikan acara yang memuat substansi dari bulan Ramadan? Alasan mereka sederhana: acara macam itu tidak disukai pemirsa jadi rating-nya rendah. Dan, itu artinya tak akan ada iklan yang bakal masuk. Akibatnya, stasiun televisi tak mau rugi dengan menayangkan acara yang tak membuat rating naik. Jawaban semacam itu dari aspek bisnis kelihatan logis, tapi dari logika agama itu keliru.

Rabu, 03 Agustus 2011

Tentang Cinta


Sudah berapa banyak mungkin ratusan ribuan, bahkan jutaan hingga milyaran. Kata cinta terlontar dari bibir manusia yang rapuh. Dari mulai presiden hingga pengamen, kaum agamis bahkan atheis pun semua berkata cinta, cinta dan cinta. Akan tetapi tentu berbeda konteks, arti dan makna dari tiap2 person tersebut dalam berbicara mengenai cinta. Seolah-olah dunia ini menjadi bising karena bunyi dari kata cinta tersebut.

Begitu juga demikian halnya dengan banyaknya karya seni yang “mengeksploitasi cinta” sebut saja mulai dari film, lagu, buku, lukisan, cerita rakyat, dan lain-lainya yang memang sudah terlalu banyak untuk dituliskan dalam media yang terbatas ini. Seakan cinta menjadi sebuah tema besar kehidupan (termasuk tema besar status facebook). Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga ini menurut Bang H. Rhoma Irama. Lain lagi dengan Agnes Monica yang bilang bahwa Cinta ini kadang tak ada logika (bingung). Menurut Afghan bahwa Cinta ku bukan cinta biasa (emang beda biasa sama yang gak biasa, apa Ghan?). Bahkan d’Masiv berbicara bahwa Cinta ini membunuhku (luar biasa!!).

Cinta sudah menjadi industri sekarang ini dan tak dapat dipungkiri bahwa cinta menjadi ladang komersil yang sangat menggiurkan bagi para kaum kapitalis. Diciptakanlah momen-momen yang berkenaan dengan cinta, lalu kemudian dibuat produk-produk cinta

Selasa, 02 Agustus 2011

Nabi Muhammad saw Menjawab Serangan Orientalis

“Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.” (George Bernard Shaw-The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)
 
Muhammad bukan hanya seorang Nabi, tapi sekaligus seorang inspirator, pemimpin militer, hakim yang adil, pengusaha sukses, reformis sosial, seorang suami teladan, pelindung anak yatim dll. Dalam kurun kurang 2 dekade Muhammad bisa menyulap sebuah bangsa paganisme, pemabuk, perusak moral menjadi bangsa beradab dan berkebudayaan tinggi. Dan dalam tempo beberapa tahun kemudian pengikut-pengikut setianya bisa menguasai suatu empirium terbesar sepanjang sejarah manusia, suatu emperium terbentang dari Andalusia di Spanyol sampai anak benua India. Suatu empirium persatuan yang lahir dari suri teladan sang Nabi Besar Muhammad. Di bidang sains mereka mampu menjadi suluh penerang kebudayaan, menjadi pionir munculnya sebuah revolusi berpikir yang maju bebas dari takhyul dan mitos.

Prestasi gemilang yang di ukir seorang pengembala dari padang pasir ini, membuat beberapa pihak orientalis berupaya memutar balikkan fakta. Muhammad di anggap sebagai nabi palsu, agama di bawanya tidak lebih agama bagi orang-orang bodoh dan berkebudayaan rendah, agama barbar yang gemar berperang.